Data intensitas energi di Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan fluktuasi selama periode enam tahun dari 2019 hingga 2024. Pada tahun 2019, intensitas energi tercatat sebesar 203,67 BOE/Rp Miliar, yang kemudian mengalami peningkatan signifikan menjadi 230,7 BOE/Rp Miliar pada tahun 2020. Setelah itu, angka tersebut sempat mengalami penurunan pada tahun 2021 dan 2023, namun kembali meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
Pada akhir periode laporan, yaitu tahun 2024, intensitas energi Sumatera Selatan berada di angka 232,38 BOE/Rp Miliar. Nilai tertinggi selama periode ini terjadi pada tahun 2022 dengan capaian sebesar 235,92 BOE/Rp Miliar. Secara keseluruhan, data ini menggambarkan dinamika penggunaan energi per unit output ekonomi di wilayah tersebut selama beberapa tahun terakhir.